Malang (beritajatim.com) – Salah satu korban pesawat Sukhoi Superjet 100 yang menabrak bukit di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, ternyata warga Kabupaten Malang. Korban pesawat naas itu diketahui bernama Aditya Sukardi, kameramen Trans TV.
Data yang dihimpun beritajatim.com, Aditya adalah salah satu penumpang pesawat Sukhoi bersama rekan kerjannya. Aditya, tercatat warga Jalan Tirto Utomo V/10, Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.
Dirumah kediaman orang tuanya, Kamis (10/5/2012) siang ini, suasana haru menyelimuti rumah Aditya. Ratusan warga sekitar, berbondong-bondong menayakan kabar kameramen Trans TV tersebut.
Pada wartawan, Tri Karsini Ibu Kandung Aditya mengatakan, kabar jatuhnya pesawat sukhoi yang ditumpangi puteranya, diterima keluarga pada Rabu malam kemarin. Saat itu, Kantor tempat Aditya bekerja, memberitahu adanya pesawat sukhoi yang hilang saat melintas di Gunung Salak, Bogor. “Sudah enam tahun anak saya bekerja sebagai kameramen di Trans TV. Saat ada telpon dari Jakarta, kebetulan yang menerima suami saya,” ucap Tri Karsiani.
Dalam kabar yang diterima melalui telepon, Aditya terdaftar sebagai penumpang pesawat Sukhoi yang jatuh. Hanya saja, masih belum disebutkan apakah anak saya menjadi korban atau selamat. “Tidak disebutkan apakah anak saya jadi korban atau selamat. Cuma, mereka bilang untuk berdoa agar seluruh penumpang pesawat selamat,” terang Karsiani dengan nada terisak.
Ia melanjutkan, kenangan terakhir dengan Aditya saat putranya menelepon seminggu lalu. Aditya, janji akan pulang ke Malang pada bulan ini bersama istri dan dua anaknya. “Aditya janji pulang ke Malang bulan ini. Kata dia waktu itu, istrinya sedang sakit. Minggu lalu masih kontak telepon dengan saya,” papar Karsiani sambil meneteskan air mata.
Ditambahkannya, istri Aditya memang berasal dari Sawojajar, Kota Malang. Keduanya, sama-sama alumni SMAN 8. Aditya bahkan menempuh kuliahnya di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya. “Saya pasrah mas. Mati adalah urusan Allah. Semua pasti ada hikmahnya,” pungkas Karsiani. [yog/ted]
SUMBER : BERITAJATIM





